kita terbangun, kemudian dibunuh.
kita berharap, kemudian dimatikan.
kita memohon, kemudian diacuhkan.
pencobaan. ya, hari ini pencobaan.
pencobaan untuk segala usaha.
pencobaan untuk segala doa.
pencobaan untuk segala tawa.
aku tahu bahwa ini sulit,
aku tahu bahwa ini sakit.
aku tahu bahwa ini pelik.
tapi matahari sudah berdarah dan senja akhirnya meratap.
ini bukan tentang aku.
ini bukan tentang kamu.
ini tentang kita sebagai manusia.
di sini kita hanya terdiam.
di sana mereka telah berdarah.
dan semua bungkam menahan amarah.
jangan tanya lagi mana benar, mana salah. karena kita memang tak punya itu.
15.12.11
kolaborasi malam
bersama agnes magdalena
jika takut, aku takkan terus menari.
ini tak ubahnya sebuah guratan kilat yang memaksa kita untuk melihat.
jika takut, aku takkan memainkan nada yang sama.
daripada nanti kamu muak mendengarkannya.
aku tersesat!
tapi tak ingin pulang!
ingin rasanya tetap di barisan belakang.
walau hanya diam, memandang kamu sebelum menghilang.
jika takut, aku takkan terus menari.
ini tak ubahnya sebuah guratan kilat yang memaksa kita untuk melihat.
jika takut, aku takkan memainkan nada yang sama.
daripada nanti kamu muak mendengarkannya.
aku tersesat!
tapi tak ingin pulang!
ingin rasanya tetap di barisan belakang.
walau hanya diam, memandang kamu sebelum menghilang.
14.12.11
penyerahan
ya ini menakjubkan
ya ini menyenangkan
tapi ini bukan alasanku
tapi ini bukan maksudku
sederhana, aku hanya ingin berbagi.
berbagi apa? kalau bisa, semuanya.
6.12.11
aku di sini
aku tahu tidak buta
aku tahu bahwa ini nyata.
jangan kamu elakkan jika kamu sedang bergejolak.
aku disini untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu yang tahu apa kemauanmu.
ini aneh, ya janggal. aku pikir, di sini untuk berbagi. pikirmu apa?
tak elok jika terus berlarut. tapi aku tak kan mencoba untuk menghapus.
aku di sini tetap untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu yang tahu.
kamu adalah ... abaikan. itu hanya... diabaikan saja. terima kasih.
lelahmu kamu bagi, aku tahu. maaf jika aku tidak mampu demikian.
aku di sini untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu...
kamu bergejolak, aku tak kan menyusahkan. semoga.
aku tahu ini nyata dan aku di sini...
aku tahu bahwa ini nyata.
jangan kamu elakkan jika kamu sedang bergejolak.
aku disini untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu yang tahu apa kemauanmu.
ini aneh, ya janggal. aku pikir, di sini untuk berbagi. pikirmu apa?
tak elok jika terus berlarut. tapi aku tak kan mencoba untuk menghapus.
aku di sini tetap untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu yang tahu.
kamu adalah ... abaikan. itu hanya... diabaikan saja. terima kasih.
lelahmu kamu bagi, aku tahu. maaf jika aku tidak mampu demikian.
aku di sini untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu...
kamu bergejolak, aku tak kan menyusahkan. semoga.
aku tahu ini nyata dan aku di sini...
27.11.11
sedikit cerita tentang lentera
seminggu ini lentera menerangi banyak orang.
tapi hari ini usai, ya selesai.
berharap lenteranya tetap menyala,
tidaklah muluk.
3.5.11
#justsaying 4 (di luar batas)
Banyak orang bisik ”sayang”
Tidak sedikit juga yang menyebut ”cinta”
Tapi ini bukan keduanya.
Bentuk mereka membatasi, sedangkan ini tak punya batas.
Karena pikiran dan aksi ini tak memiliki garis.
Subscribe to:
Posts (Atom)