16.12.11

Doa Pagi

Pagi ini, semoga tidak lagi sulit.
Pagi ini, semoga bukan hanya mimpi.

Panas teriknya aku rasakan.
Dingin anginnya aku nikmati.

Tuhan, jika cinta itu ada.
Yakinkan aku bahwa itu nyata.

Bukan untuk membuat resah.
Tapi untuk helaan nafas bahagia.

Amin.

kali ini aku yang jaga malam.

tidur. aku harap tidurmu nyenyak malam ini.
biar aku terjaga. tak apa. biar aku siap menantang mentari.

jangan risau aku mohon. aku tidak lagi sakau.
aku hanya ingin lihat parasmu saat larut dalam mimpi.

bila kamu lihat aku terlelap. sentuh aku. jangan sungkan.
mataku kembali terjaga untuk selalu waspada.

semoga kamu mimpi indah.bila tidak pun tak apa.
karena kita harus kembali memekakan mata melihat realita.

15.12.11

untuk yang tercabik. (hari ini sadis)

kita terbangun, kemudian dibunuh.
kita berharap, kemudian dimatikan.
kita memohon, kemudian diacuhkan.

pencobaan. ya, hari ini pencobaan.

pencobaan untuk segala usaha.
pencobaan untuk segala doa.
pencobaan untuk segala tawa.

aku tahu bahwa ini sulit,
aku tahu bahwa ini sakit.
aku tahu bahwa ini pelik.

tapi matahari sudah berdarah dan senja akhirnya meratap.

ini bukan tentang aku.
ini bukan tentang kamu.
ini tentang kita sebagai manusia.

di sini kita hanya terdiam.
di sana mereka telah berdarah.
dan semua bungkam menahan amarah.

jangan tanya lagi mana benar, mana salah. karena kita memang tak punya itu.

kolaborasi malam

bersama agnes magdalena

jika takut, aku takkan terus menari.
ini tak ubahnya sebuah guratan kilat yang memaksa kita untuk melihat.

jika takut, aku takkan memainkan nada yang sama.
daripada nanti kamu muak mendengarkannya.

aku tersesat!
tapi tak ingin pulang!

ingin rasanya tetap di barisan belakang.
walau hanya diam, memandang kamu sebelum menghilang.

14.12.11

penyerahan

ya ini menakjubkan
ya ini menyenangkan

tapi ini bukan alasanku
tapi ini bukan maksudku

sederhana, aku hanya ingin berbagi.
berbagi apa? kalau bisa, semuanya.

6.12.11

aku di sini

aku tahu tidak buta
aku tahu bahwa ini nyata.


jangan kamu elakkan jika kamu sedang bergejolak. 
aku disini untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu yang tahu apa kemauanmu.
ini aneh, ya janggal. aku pikir, di sini untuk berbagi. pikirmu apa?


tak elok jika terus berlarut. tapi aku tak kan mencoba untuk menghapus.
aku di sini tetap untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu yang tahu.
kamu adalah ... abaikan. itu hanya... diabaikan saja. terima kasih.


lelahmu kamu bagi, aku tahu. maaf jika aku tidak mampu demikian.
aku di sini untuk menemani. sampai kapan? hanya kamu...
kamu bergejolak, aku tak kan menyusahkan. semoga.


aku tahu ini nyata dan aku di sini...